Sunday, 30 October 2011

GERIMIS PUISI


Malam ini
dalam sepi
aku dilanda gerimis puisi

Tiada tata
kesunyian ini
suatu hati merayap ke langit jauh
ke petala tingginya
jatuh jua di ulu hati


Mengapa wajah alam sinis padaku
wajah alam
yang merejam
membaham
menghujani hati
benarkah begitu atau aku salah tafsir

Gerimis puisi
meruntun hati
dengan hujan malam merejamku
tiada sudahnya jalanan sunyi ini
kecuali dengan pimpinan-Mu

Saudagar Mimpi

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ulama Wasatul Anbia