Malam ini
dalam sepi
aku dilanda gerimis puisi
Tiada tata
kesunyian ini
suatu hati merayap ke langit jauh
ke petala tingginya
jatuh jua di ulu hati
Mengapa wajah alam sinis padaku
wajah alam
yang merejam
membaham
menghujani hati
benarkah begitu atau aku salah tafsir
Gerimis puisi
meruntun hati
dengan hujan malam merejamku
tiada sudahnya jalanan sunyi ini
kecuali dengan pimpinan-Mu
Saudagar Mimpi
No comments:
Post a Comment